BAHAN PRESENTASE
Nama : Marlina
Semester : V (Lima)
NIM : 010-562
Dosen : Yonas Muanley
M. Kuliah : Media Pembelajaran
JENIS-JENIS MEDIA PEMBELAJARAN
Media
Pembelajaran menjadi salah satu solusi bagi guru untuk mencapai proses Kegiatan
Belajar Mengajar (KBM) yang maksimal. Media Pembelajaran merupakan suatu
kegiatan yang bersifat edukatif/mendidik, yang merangsang pikiran, perasaaan
minat anak didik, sehingga proses interaksi komunikasi antara anak didik dan
guru dapat berlangsung secara tepat. Inti dari Media Pembelajaran itu sendiri
adalah alat bantu dalam proses KBM.[1]
Media
pembelajaran banyak jenis dan macamnya. Dari yang palng sederhana dan murah
hingga yang canggih dan mahal. Ada yang dapat dibuat oleh guru sendiri dan ada
yang diproduksi pabrik. Ada yang sudah tersedia di lingkungan untuk langsung
dimanfaatkan dan ada yang sengaja dirancang.
Berbagai sudut pandang untuk
menggolongkan jenis-jenis media. Rudy Bretz (1971) menggolongkan media
berdasarkan tiga unsur pokok (suara, visual dan gerak):
1. Media
audio
2. Media cetak
3. Media
visual diam
4. Media
visual gerak
5. Media
audio semi gerak
6. Media
visual semi gerak
7. Media
audio visual diam
8. Media
audio visual gerak
Ada beberapa jenis media pengajaran yang dapat digunakan
dalam proses belajar mengajar, antara lain:
1. Media
Cetak: Media cetak misalnya hand out, buku, modul, brosur, liflet, majalah,
koran, album. Media cetak juga ada yang ditampilkan dengan komputer yang berisi
bahan ajar dan sumber lain dari internet.
2. Media
Grafis
Media grafis adalah media visual.
Dalam media ini, pasan yang akan disampaikan dapat dituangkan dalam bentuk
simbol. Oleh karena itu simbol-simbol yang digunakan perlu difahami benar
artinya, agar dalam penyampaian materi dalam proses belajar mengajar dapat
berhasil secara efektif dan efisien. Media grafis berfungsi untuk menarik
perhatian, memperjelas sajian ide, mengilustrasikan atau menghiasi fakta yang
mungkin akan cepat dilupakan apabila tidak digrafiskan, misalnya: pelaksanaan
shalat atau tentang konsep sifat wajib, mustahil bagi Allah, dan konsep
lainnya. Media grafis selain sederhana dan mudah pembuatannya, media grafis
juga termasuk media yang relatif murah ditinjau dari segi biayanya. Adapun
jenis-jenis media grafis, antara lain:
a.
Gambar/Foto:
Media gambar adalah media yang paling umum dipakai. Gambar/Foto merupakan
bahasa yang umum yang dapat dimengerti dan dinikmati di mana-mana. Sebagaimana
pepatah Cina mengatakan “sebuah gambar berbicara lebih banyak daripada seribu
bahasa”. Dalam penggunaan media pembelajaran ini, gambarnya harus disesuaikan
dengan tujuan yang ingin dicapai.
b.
Sketsa:
Sketsa adalah gambar yang sederhana, atau draf kasar yang melukiskan
bagian-bagian pokoknya tanpa detail. Karena setiap orang yang normal dapat
diajar menggambar, maka setiap guru yang baik haruslah dapat menuangkan
ide-idenya dalam bentuk sketsa. Sketsa, selain dapat menarik perhatian siswa,
menghindari verbalisme dan dapat memperjelas penyampaian pesan, harganya pun
tak perlu dipersoalkan karena media dibuat guru langsung.
c.
Diagram:
Diagram adalah suatu gambar sederhana yang dirancang untuk menggambarkan
hubungan timbal balik, yang menggunakan garis-garis dan simbol-simbol. Diagram
biasanya menggambarkan struktur dari obyeknya secara garis besar, menunjukkan
hubungan yang ada antar komponennya atau sifat-sifat proses yang ada di situ.
d.
Bagan:
Bagan seperti halnya media grafis yang lain yaitu termasuk media visual.
Fungsinya yang pokok adalah menyajikan ide-ide atau konsep-konsep yang sulit
bila hanya disampaikan secara tertulis atau lisan secara visual. Bagan juga
mampu memberikan ringkasan butir-butir penting dari suatu presentasi. Pesan
yang disampaikan biasanya berupa ringkasan visual suatu proses, perkembangan
atau hubungan-hubungan penting.
e.
Grafik:
Grafik adalah gambar sederhana yang menggunakan titik-titik, grafis atau
gambar. Untuk melengkapinya seringkali simbol-simbol verbal digunakan pula di
situ. Fungsinya adalah untuk menggambarkan data secara kuantitatif dan teliti,
menerangkan perkembangan atau perbandingan sesuatu objek atau peristiwa yang
saling berhubungan secara singkat dan jelas.
f.
Kartun:
Kartun sebagai salah satu bentuk komunikasi grafis, yaitu suatu gambar
interpretatife yang digunakan simbol-simbol untuk menyampaikan sesuatu pesan
secara cepat dan ringkas atau sesuatu sikap terhadap orang situasi, atau
kejadian-kejadian tertentu. Kemampuannya besar sekali untuk menarik perhatian,
mempengaruhi sikap atau tingkah laku. Kartun biasanya hanya menangkap esensi
pesan yang harus disampaikan dan menuangkannya ke dalam gambar sederhana, tanpa
detail menggunakan simbol-simbol serta karakter yang mudah dikenal dan dipahami
dengan cepat.
3. Media
Audio
Media audio berbeda dengan media
grafis, media audio berkaitan dengan indera pendengaran. Pesan yang akan
disampaikan dituangkan kedalam lambang-lambang auditif, baik verbal maupun non
verbal. Ada beberapa jenis media yang dapat dikelompokkan dalam media audio,
antara lain:
a.
Radio:
Radio adalah media audio yang programnya dapat direkam dan diputar sesuka kita.
Media ini relatif murah dan variasi progamnya lebih banyak dan bisa
dipindah-pindah dan dapat digunakan bersama-sama.
b.
Alat
Perekam Pita Magnetic (tape recorder): Alat perekam pita magnetic atau tape
recorder adalah salah satu media pembelajaran yang tidak dapat diabaikan untuk
menyampaikan informasi, karena mudah menggunakannya.
c.
Laboratorium
Bahasa: Laboratorium bahasa adalah alat untuk melatih siswa mendengar dan
berbicara dalam bahasa asing dengan jalan menyajikan materi pelajaran yang
disiapkan sebelumnya. Media ini yang dipakai adalah alat perkam.
d.
Media
Proyeksi Diam: Media proyeksi diam (still proyektif medium) mempunyai persamaan
dengan media grafis dalam arti menyajikan rangsangan-rangsangan visual. Untuk
itu bahan-bahan grafis banyak sekali dipakai dalam media proyeksi diam.
Perbedaan antara media grafis dan proyeksi diam, yaitu pada media grafis dapat
secara langsung berinteraksi dengan pesan media bersangkutan, pada media
proyeksi diam pesan yang terkandung di dalamnya harus diproyeksikan
dengan proyektor agar dapat dilihat oleh sasaran. Dalam proyeksi diam ini
semua menggunakan transparan yang kemudian diproyeksikan menggunakan proyektor.
4.
Media Visual
1. Media
yang tidak diproyeksikan
·
Media realia adalah benda nyata. Benda tersebut
tidak harus dihadirkan di ruang kelas, tetapi siswa dapat melihat langsung ke
obyek. Kelebihan dari media realia ini adalah dapat memberikan pengalaman nyata
kepada siswa. Misal untuk mempelajari keanekaragaman makhluk hidup, klasifikasi
makhluk hidup, ekosistem, dan organ tanaman.
·
Model adalah benda tiruan dalam wujud tiga
dimensi yang merupakan representasi atau pengganti dari benda yang
sesungguhnya. Penggunaan model untuk mengatasi kendala tertentu sebagai
pengganti realia. Misal untuk mempelajari sistem gerak, pencernaan, pernafasan,
peredaran darah, sistem ekskresi, dan syaraf pada hewan.
·
Media grafis tergolong media visual yang
menyalurkan pesan melalui simbol-simbol visual. Fungsi dari media grafis adalah
menarik perhatian, memperjelas sajian pelajaran, dan mengilustrasikan suatu
fakta atau konsep yang mudah terlupakan jika hanya dilakukan melalui penjelasan
verbal.
Jenis-jenis
media grafis adalah:
1. gambar
/ foto: paling umum digunakan
2. sketsa: gambar sederhana atau draft kasar yang
melukiskan bagian pokok tanpa detail. Dengan sketsa dapat menarik perhatian
siswa, menghindarkan verbalisme, dan memperjelas pesan.
3. diagram
/ skema: gambar sederhana yang menggunakan garis dan simbol untuk menggambarkan
struktur dari obyek tertentu secara garis besar. Misal untuk mempelajari
organisasi kehidupan dari sel samapai organisme.
4. bagan
/ chart : menyajikan ide atau konsep yang sulit sehingga lebih mudah dicerna
siswa. Selain itu bagan mampu memberikan ringkasan butir-butir penting dari
penyajian. Dalam bagan sering dijumpai bentuk grafis lain, seperti: gambar,
diagram, kartun, atau lambang verbal.
5. grafik:
gambar sederhana yang menggunakan garis, titik, simbol verbal atau bentuk
tertentu yang menggambarkan data kuantitatif. Misal untuk mempelajari
pertumbuhan.
2. Media
proyeksi
·
Transparansi OHP merupakan alat bantu mengajar
tatap muka sejati, sebab tata letak ruang kelas tetap seperti biasa, guru dapat
bertatap muka dengan siswa (tanpa harus membelakangi siswa). Perangkat media
transparansi meliputi perangkat lunak (Overhead transparancy / OHT) dan perangkat
keras (Overhead projector / OHP).
·
Film bingkai / slide adalah film transparan yang
umumnya berukuran 35 mm dan diberi bingkai 2X2 inci. Dalam satu paket berisi
beberapa film bingkai yang terpisah satu sama lain. Manfaat film bingkai hampir
sama dengan transparansi OHP, hanya kualitas visual yang dihasilkan lebih
bagus. Sedangkan kelemahannya adalah beaya produksi dan peralatan lebih mahal
serta kurang praktis. Untuk menyajikan dibutuhkan proyektor slide.
5. Media
Audio-Visual
1. Media video
Merupakan salah satu jenis media audio visual, selain film. Yang banyak
dikembangkan untuk keperluan pembelajaran, biasa dikemas dalam bentuk VCD.
2. Media computer
Media ini memiliki semua kelebihan yang dimiliki oleh media lain. Selain
mampu menampilkan teks, gerak, suara dan gambar, komputer juga dapat digunakan
secara interaktif, bukan hanya searah. Bahkan komputer yang disambung dengan
internet dapat memberikan keleluasaan belajar menembus ruang dan waktu serta
menyediakan sumber belajar yang hampir tanpa batas.[2]
Kesimpulan:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar